Sumber : Koran Warta Kota halaman 5
Edisi, Rabu 16 Oktober 2019
Berita 1 : Harun
Kecewa Gagal Dapat Surat Kematian (halaman 5 Warta Kota)
Cibinong, Warta Kota - Seorang Warga
bernama Harun (27), merasa kecewa saat hendak mengambil surat kematian yang
telah dilegalisasi di Kantor Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Selasa
(15/10).
Fakta Peristiwa :
- Semestinya hari itu ia sudah mendapatkan surat kematian tersebut. Namun karena pegawai kantor kecamatan yang mengurus surat kematian sedang mengikuti kegitan MTQ tingkat Kabupaten Bogor yang bertempat di Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Harun sia-sia datang ke kecamatan.
- Pantuan Warta
Kota, Selasa (15/10), ruang pelayanan di kantor Kecamatan Cibinong memang
terlihat sepi, Petugas yang ada hanya melayani pengurusan Kartu Keluarga (KK)
dan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Sisanya 15 layanan yang seharusnya tetap
berjalan kemarin ditiadakan sementara.
Fakta Pendapat :
- “Jauh-jauh saya datang kesini hanya untuk mengambil surat kematian yang telah dilegalisir, tapi para stafnya pada nggak ada, malah pada pergi ke Cigombong ikut MTQ katanya,” ucap Harun dengan mimic wajah kesal.
- Menurutnya, tidak terlayaninya segala bentuk pengurusan seperti Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) maupun legalisasi dan lainnya, dikarenakan pegawai kantor Kecamatan Cibinong harus berangkat mengikuti MTQ tingkat Kabupaten Bogor yang bertempat di Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor.
Berita 2 : Bos Pengoplos Tabung
Gas 3 Kg Raup Rp 10 Juta/Hari (halaman 5 Warta Kota)
Rumpin, Warta Kota - Seorang bos
pengoplos tabung gas elpiji 3 kilogram di Bogor berinisial KM (52) akhirnya
diringkus kawanan polisi reserse Polres Bogor.
Fakta Peristiwa :
- Setiap hari, KM
melakukan pengoplosan tabung gas elpiji di sebuah gudang khusus penyuntikan
tabung gas. KM tidak sendirian tapi dibantu oleh beberapa karyawannya.
- Selain KM, polisi
juga mengamankan barang bukti berupa 3 unit mobil bak terbuka, 434 buah tabung
gas elpiji 3 kg isi, 10 buah tabung gas elpiji 3 kg kosong, 2 buah tabung gas
elpiji 12 KG kosong, 20 buah tabung gas 50 KG isi, 1 buah timbangan elektronik
dan 24 buah selang suntikan.
Fakta Pendapat :
- “Yang bersangkutan juga melakukan pemasaran sendiri, sudah ada pangsa pasarnya di wilayah Jabodetabek tapi di wilayah Jakarta yang paling banyak. Itu di rumah makan, termasuk pabrik-pabrik industri ditambah lagi di hotel. Karena pembeli belum tahu juga ini barang suntikan atau bukan,” papar AKBP Joni.
- “Rata-rata untuk tabung gas yang 12 kg dia mendapatkan keuntungan Rp 40 ribu, sedangkan yang 5o kg rata-rata Rp 100 ribu. Jadi income si pelaku satu hari rata-rata bisa menghasilkan Rp 10 juta dari hasil per hari,” papar Joni.
Berita 3 : Beli Rumah Bonus Janda
Cuma Gimik (halaman 5 Warta Kota)
Depok, Warta Kota - Setelah sempat
menghebohkan warga sekitar, spanduk perumahan yang bertuliskan Beli Rumah Bonus
Janda Muda, akhirnya terkuak.
Fakta Peristiwa :
- Jadi, pihak perumahan memberikan promo dan layanan jika konsumen membeli rumah di Perumahan Orcid Residence yang berada di Kampung Tajur, Kabupaten Bogor belakang Pasar Parung.
- Ternyata, kepanjangan dari Janda Muda ini adalah Jaminan Asuransi Kebakaran dan Surat-surat Aman.
- Total jumlah
spanduk yang ditertibkan oleh Satpol PP Depok sebanyak 40 Spanduk.
Fakta Pendapat :
- Marketing Perumahan Orcid Residence, Rizal, mengatakan, hal tersebut memang sengaja dilakukan pihaknya demi menarik para calon pembeli.
- “Kita sudah copot spanduknya, karena melanggar ketertiban umum, spanduk itu kita copot di Jalan Raya Cinangka, dan Jalan Raya Bojongsari,” tutur Agus.
- “Bukan di Depok
perumahannya, kami hanya menertibkan spanduknya saja,” papar Agus.
Keren bangett
ReplyDelete